Categories
Search dan Register/Login
Information

GROWBIG

Secara garis besar GOWBIG bermanfaat sebagai berikut :
- Meningkatkan nafsu makan
- Mempercepat penggemukan
- Meningkatkan stamina
- Meningkatkan daya tahan terhadap stress
- Mengurangi bau tibak sedap pada kotoran / mengurangi amoniak

Komposisi :
Tiap ml mengandung
- Herbal……………………………………………± 8%
- Glucose……………………………………………±3%
- Mix microba………………………………106-108 CFU
Pengunaan :
Untuk minum
Dosis GROWBIG untuk air minum 1-2/liter
Untuk makan
Campurkan 1-2 ml GROWBIG dalam 1 kg pakan aduk rata dan diberikan tiap hari atau campurkan 1 tutup botol kedalam 5 – 10 kg pakan aduk rata berikan makanan yang telah dicampur JSS sehari 2 kali jangan dicampur dengan makanan yang panas.
Untuk pengolahan kotoran BABI
Semprot larutan GROWBIG langsung pada kotoran agar kotoran babi agar tidak bau dan cepat terurai menjadi pupuk kandang yang baik.

Secara alami, didalam rumen babi sesungguhnya sudah dihuni oleh berbagai macam microba alam dimana microba yang berpengaruh possitive (positive microba) dan negative microba ada dalam komunitas yang berbeda beda tiap individu tiap rentang umur yang hampir tidak akan sama.
Bilamana negative microba dalam rumen terdapat dalam jumlah yang dominan baik secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi performance kesehatan babi yang ada. Negative microba ini biasanya bersifat patogen (misalnya Salmonella thyposa , Eschercia coli, Clostridium batulinum dan lain lain adalah contoh bakteri yang merugikan sedangkan dalam rumen babi juga masih bisa dijumpai jamur dan Yeast yang juga patogen )
Adanya aktifitas negative microba ini akan mengeluarkan racun yang akan menyebabkan penyakit dan untuk menaggulanginya akan diberikan antibiotik. Namun penggunaan antibiotik akan menimbulkan masalah baru. Antara lain resistansi dan residu antobiotik yang masuk dalam produk ternak yang akan membahayakan konsumen juga akan mempengaruhi harga produksi / cost production karena harga antibiotik relatif mahal.
Untuk ini maka upaya untuk meminimalisir bakteri patogen / negative microba dan mengoptimalkan positive microba mulai dikembangkan bila dalam rumen dijumpai adanya positive microba ini dalam jumlah yang dominan dan mampu mengendalikan negative microba maka produktivitas babi akan terkendali dalam kenaikan seperti yang diharapkan.
Salah stu pengendalian positive microba ini digunakan Energy drink GROWBIG karena dalam GROWBIG terdapat :
 Positive microba (dominasi oleh bacteri sedikit jamur dan yeast / khamir)
 Mix herbal berkasiat untuk menambah nafsu makan dan juga stamina.

Mix bacteria ini antara lain :
• Bifidobacterium biffidum
• Bifidobacterium longum
• Lactobacilus Acidophilus
• Streptococcus faecalis
• Actinomycetes
• Penicillium
• Yeast
• dll

Positive microbial tersebut mempunyai fungsi sbb :
Bacteri asam loctate ( Lacticc acid bacteria ) antara lain Biffidobactinum bifidum, bifidobacterium longum, lactobasilus acidophilus. Yang berfungsi untuk memecah serat kasar dalam pakan yang sulit dicerna oleh rumen antara lain yang mengandung selulusa, hemiselullosa dan lignin / serat kayu.
Bila dalam rumen ditambahkan bacteri tersebut maka akan membantu mempercepat serta mengoptimalkan penambahan makanan menjadi bahan organic / karbohidrat yang siap cerna oleh system digesti pada sapi akan sangat membantu ruminasi (pencernaan rumen) serta salivasi yang baik (pencernaan dengan enzim yang ada dalam air ludah ) adanya bacteri asam lactate ini akan menurunkan pH usus dan dapat memperbesar luas permukaan jonjot usus sehingga daya absorpsi dinding usus akan meningkat dan pakan yang diterima makin tercerna. Kondisi ini akan membantu peningkatan effisiensi penyerapan pakan makin baik, karena banyaknya zat makanan yang tercerna makan. Lactobacillus juga mampu menekan pertumbuhan Fusarium dan cacing lain yang merugikan yang mungkin terbawa dalam ransum pakan atau sudah ada dalam rumen yang sebelumnya. Adanya penurunan pH dalam usus juga akan melarutkan garam-garam mineral sehingga tingkat absorsi mineral akan meningkat
Bifido bacterium , Streptococcus faecalis dalam saluran digustivus secara langsung dapat mendegradasi protein menjadi asam amino (bersama dengan getah empedu membentuk taurine dan asam amino lain yang di butuhkan oleh babi)
Jamur seperti Aspergilus niger dan Penicillium serta Acitinomycetes yang ada mampu menghasilkan zat anti yang dapat menekan pertumbuhan bacteri patogen dalam rumen, sehingga populasi bakteri patogen ini makin terdesak.
Yeast/ Khamir dari Shacarromyces cerviceae juga terdapat dalam GROWBIG dan berfungsi untuk menghalau bau busuk baik berupa H2S dan amoniak sehingga urine dan kotoran sapi makin tidak berbau. Yeast ini juga berfungsi untuk memecah senyawa yang complek dengan ikatan molekul yang panjang menjadi senyawa yang lebih sederhana. Seperti karbohidrat menjadi glucose (gula)
 Bifidobacterium bifidum di dalam GROWBIG bisa mengurangi produksi volatile fatic acid (VFA) antara lain phenol dan mampu menekan bacteri yang memproduksi ammonia sehingga akan mengurangi kotoran yang ada.
 Gabungan antara Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium bifidum, Actinomycetes dan yeast dalam GROWBIG tersebut menekan pertumbuhan bacteri penghasil toxin dalam usus (misalnya Chlostridium , clostriidiiformae)

B. Mix Herbal
Dalam GROWBIG terdapat campuran herbal dengan berbagai fungsi yang diformulasikan dengan dosis yang tepat. Mix herbal tersebut antara lain :
 Jahe (Zingiber officinale)
 Kunyit (Curcuma domestica)
 Kencur(Koempferia gelanga L )
 Temu lawak (Curcuma Xanthoriza)
 Dan puluhan herbal lain
Disamping herbal diatas, pada GROWBIG juga mengandung belasan herbal lain yang berfungsi antara lain untuk mengurangi akumulasi gas dalam perut sehingga mengurangi kembung pada babi dan meningkatkan nafsu makan penambah energi

Perusahaan: pradipta paramita


tanggal ditambahkan ke database: Sen, 06 Apr 2009

tertarik